Skip to main content

Mengenal Sitelink: Contoh, Jenis, dan Cara Membuatnya

Simak pengertian, jenis, manfaat, dan cara membuat sitelink.

Sitelink adalah tautan tambahan yang muncul di bawah hasil pencarian utama untuk membantu pengguna menemukan halaman penting lebih cepat.

Jika Anda pernah mengetikkan nama brand di Google lalu melihat beberapa tautan tambahan di bawah hasil utama, itulah sitelink. Sitelink adalah sekumpulan tautan tambahan menuju sub-halaman penting dari domain yang sama yang ditampilkan secara otomatis oleh Google di bawah hasil pencarian utama.

Tautan tersebut membantu pengguna langsung menuju halaman yang mereka butuhkan dan membuat struktur website terlihat lebih jelas dan tepercaya di hasil penelusuran.

Artikel ini akan membahas jenis-jenis sitelink, manfaatnya, beberapa contoh sitelink yang umum dijumpai, hingga cara membuatnya agar peluang situs Anda tampil dengan fitur ini semakin besar. Simak terus!

Sitelink adalah fitur otomatis Google yang menampilkan sub halaman penting sebuah situs tepat di bawah hasil pencarian utamanya.

Google Search Central menjelaskan bahwa sitelink dipilih secara otomatis berdasarkan struktur tautan dan menu pada situs web. Tautan ini mengarah ke halaman-halaman penting dalam website yang sama sehingga pengguna bisa langsung menuju informasi yang dicari tanpa harus membuka halaman utama terlebih dahulu. 

Perlu Anda ketahui juga, sitelink organik tidak dapat diatur secara manual oleh pemilik website. Google sitelink muncul murni berdasarkan algoritma yang menilai relevansi, struktur navigasi, serta pola interaksi pengguna pada halaman-halaman di situs tersebut.

Sebagai gambaran, contoh sitelink dapat dilihat pada hasil pencarian berikut ini. Dalam hal ini beberapa tautan tambahan seperti "SEO Agency for Organic...", "SEO Agency untuk Search dan ...", hingga "Program Kemitraan SEO…" tepat di bawah tautan utama menuju homepage.

Contoh sitelink adalah tautan tambahan yang muncul di bawah hasil pencarian Crawl Compass, mengarah ke halaman SEO Agency, Program Kemitraan, Jasa SEO Profesional, hingga Contact Us.Jenis sitelink terbagi menjadi beberapa tampilan, mulai dari sitelink organik hingga sitelink berbayar di Google Ads.

Sebelum membahas manfaatnya, Anda perlu mengetahui bahwa terdapat beberapa sitelink. Kategori tersebut adalah sitelink organik yang muncul secara alami di hasil pencarian dan sitelink berbayar yang dikelola langsung melalui kampanye iklan Google Ads.

Sitelink organik hadir dalam beberapa variasi tampilan. Berikut penjelasannya.

  • Standar (Multi Baris): Tautan internal situs ini tersusun vertikal di bawah hasil pencarian utama, biasanya berisi hingga beberapa tautan disertai deskripsi singkat, dan umumnya muncul pada hasil teratas untuk pencarian nama brand atau kueri navigasional. Contohnya, saat Anda mencari nama sebuah e-commerce, Google bisa menampilkan link terpisah menuju halaman "Promo", "Kategori Elektronik", dan "Pusat Bantuan" lengkap dengan cuplikan teksnya masing-masing.
  • Satu Baris (One Line): Beberapa tautan tambahan yang disusun sejajar secara horizontal dalam satu baris tunggal, tanpa deskripsi, dan berpotensi muncul meskipun bukan pada hasil peringkat pertama.  Contohnya, pencarian sebuah resep masakan bisa menampilkan satu baris kecil berisi link menuju bagian "Bahan", "Cara Membuat", dan "Tips" pada halaman yang sama.
  • Kotak Pencarian (Search Box): Kotak penelusuran khusus ini memungkinkan pengguna untuk mencari konten secara langsung di dalam situs tersebut tanpa perlu membuka halaman utamanya terlebih dahulu. Di dokumentasi lama, fitur ini dikenal sebagai “Sitelinks search box”, namun saat ini Google menanganinya sebagai elemen terpisah yang kemunculannya bergantung pada struktur situs dan markup tertentu. Contohnya, saat mencari nama sebuah platform resep, Google bisa menampilkan kolom pencarian kecil di bawah hasil utama yang langsung mengarahkan pengguna ke hasil pencarian internal di website tersebut.

Berbeda dengan sitelink organik yang sepenuhnya otomatis, sitelink pada Google Ads memberi pengiklan kesempatan untuk mengaturnya sendiri melalui aset sitelink di level akun, kampanye, atau grup iklan. 

Berbagai studi menunjukkan bahwa penambahan sitelink pada iklan dapat membantu meningkatkan CTR dan konversi karena iklan Anda menempati lebih banyak ruang dan menawarkan lebih banyak pintu masuk ke halaman yang bernilai tinggi. Berikut dua jenisnya.

  • Manual: Tautan tambahan ini dibuat dan diatur sendiri oleh pengiklan untuk mengarah ke halaman spesifik, seperti daftar harga, promo, atau halaman kontak. Contohnya, sebuah restoran memasang link manual menuju halaman "Menu Makan Siang", "Menu Makan Malam", dan "Reservasi" di bawah iklan pencariannya.
  • Otomatis: Tautan ini dihasilkan secara otomatis oleh sistem AI Google berdasarkan performa dan relevansi halaman terhadap keyword yang ditelusuri pengguna. Contohnya, tanpa pengiklan mengatur apa pun secara manual, Google dapat menampilkan tautan menuju halaman ulasan produk karena dinilai relevan dengan pencarian pengguna.

Baca juga: Disavow Link: Pengertian, Fungsi, dan Cara Melakukannya

Sitelink membantu meningkatkan klik, memudahkan navigasi, dan membangun kepercayaan pengguna terhadap sebuah brand.

Adanya sitelink di bawah tautan halaman menuju homepage memiliki beberapa manfaat bagi Anda, yaitu sebagai berikut.

  1. Meningkatkan CTR (Click Through Rate): Tampilan hasil pencarian yang lebih besar dan menonjol otomatis menarik lebih banyak perhatian, sehingga peluang untuk diklik pun meningkat.
  2. Memudahkan navigasi pengguna: Sitelink membuat pengguna dapat langsung menuju halaman yang mereka butuhkan, tanpa harus membuka homepage lalu menelusuri menunya satu per satu.
  3. Meningkatkan kredibilitas dan brand awareness: Situs yang tampil dengan sitelink cenderung dianggap lebih tepercaya, karena Google umumnya hanya menampilkan fitur ini pada situs dengan struktur yang jelas.
  4. Menambah porsi muncul di halaman pencarian: Semakin banyak sitlelink sebuah brand pada satu halaman hasil pencarian, semakin kecil pula ruang yang tersisa untuk kompetitor.
  5. Meningkatkan peluang konversi: Dengan mengarahkan pengguna langsung ke halaman promo, produk, atau kontak, proses menuju konversi menjadi lebih singkat.
Sitelink membantu meningkatkan klik, memudahkan navigasi, dan membangun kepercayaan pengguna terhadap sebuah brand.

Meski sitelink sepenuhnya ditentukan algoritma Google, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan peluang website tampil dengan sitelink di hasil pencarian. Berikut empat langkah yang bisa Anda terapkan.

  1. Susun struktur website yang jelas dan logis: Buat hierarki halaman secara rapi, mulai dari beranda, kategori, hingga sub-halaman, agar Google lebih mudah memahami halaman mana yang paling penting.
  2. Terapkan internal linking yang efektif: Hubungkan halaman-halaman penting satu sama lain dengan anchor text yang ringkas dan relevan.
  3. Optimasi title tag dan sitemap XML: Gunakan title tag yang deskriptif pada setiap halaman, lalu pastikan sitemap XML sudah disubmit melalui Google Search Console.
  4. Bangun ranking brand agar berada di posisi teratas: Sitelink umumnya hanya muncul ketika situs berada di posisi teratas untuk pencarian nama brand miliknya sendiri.

Meskipun sudah menerapkan berbagai cara di atas, kemunculan sitelink tetap tidak bisa dijamin. Google akan menampilkan sitelink jika sistemnya menilai website Anda relevan dan bermanfaat bagi pengguna.

Baca juga: Apa itu Keyword Stuffing? Ciri, Dampak, dan Cara Menghindarinya

Sitelink adalah fitur otomatis dari Google yang dapat memberikan dampak besar pada visibilitas, kredibilitas, hingga potensi konversi suatu situs web. Meski tidak bisa diatur secara langsung, pemilik situs tetap bisa memperbesar peluangnya melalui struktur menu navigasi yang rapi dan konsistensi dalam membangun otoritas brand.

Menyusun struktur website yang optimal dan meningkatkan peluang tampil dengan sitelink memang tidak selalu mudah dilakukan sendiri. Oleh karena itu, Crawl Compass siap membantu Anda membangun website yang optimal untuk SEO demi mendukung strategi konten dan visibilitas brand Anda di Google. 

Konsultasikan kebutuhan bisnis Anda sekarang dengan jasa SEO kami. Hubungi tim kami ➞

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu sitelink dan apa bedanya dengan link biasa?
Sitelink adalah tautan tambahan menuju sub-halaman penting suatu situs yang ditampilkan otomatis oleh Google di bawah hasil pencarian utama. Link biasa hanya berupa satu tautan tunggal ke suatu halaman tanpa kumpulan link tambahan di bawahnya, sehingga tidak memberikan konteks struktur situs yang sama kuatnya.
Apakah sitelink bisa diatur atau dibuat secara manual?
Sitelink organik tidak bisa diatur manual karena murni ditentukan algoritma Google, sedangkan sitelink pada Google Ads bisa diatur secara manual maupun dibuat otomatis oleh sistem.
Apa saja contoh sitelink yang sering muncul di Google?
Contoh sitelink umumnya terlihat pada pencarian nama brand besar, seperti tautan menuju halaman produk, tentang kami, kontak, atau kategori tertentu yang muncul tepat di bawah link utama.
Berapa lama sitelink muncul setelah website dioptimasi?
Tidak ada jangka waktu pasti, karena kemunculan sitelink bergantung pada penilaian Google terhadap struktur, relevansi, dan tingkat kepercayaan situs terhadap suatu kueri tertentu.
Apakah semua jenis website berpeluang mendapatkan google sitelink?
Pada dasarnya semua situs berpeluang mendapatkan sitelink, namun peluang tersebut akan lebih besar pada situs dengan struktur navigasi jelas, internal linking yang baik, dan otoritas brand yang cukup kuat.

Bacaan terkait

Dapatkan Search Journal di inbox Anda.

Artikel dan riset baru, dikirim saat kami publikasikan.