Skip to main content

12 Jenis Copywriting Pemasaran Digital

Copywriting jadi salah satu tokoh utama untuk menggaet target market.

Kumpulan ikon 3D isometrik bertema pemasaran digital, SEO, dan teknologi dengan aksen oranye transparan.

Dalam koridor pemasaran digital, copywriting merupakan bagian dari tokoh utama yang berperan menarik perhatian bagi pengunjung halaman website, akun media sosial, dan lainnya. Bukan sekedar menulis sesuka hati, copywriting merupakan seni dengan alur yang ditentukan agar kalimat tersebut sampai kepada audience sehingga terjadi timbal balik keuntungan bagi kedua belah pihak yaitu perusahaan dan juga pembeli. 

Copywriting dalam dunia pemasaran memiliki berbagai jenis yang umumnya disesuaikan dengan kategori platform, tujuan, hingga disesuaikan dengan karakter dari pengunjung atau audience tersebut. 

Jenis Copywriting

Desain abstrak panel kaca 3D dengan ikon teknologi jaringan dan bola oranye berlatar putih.

Apabila Anda mengunjungi media sosial, ecommerce, landing page, hingga membuka sebuah short video di aplikasi tertentu, pasti kerap disuguhi berbagai kalimat yang secara tidak langsung ‘’nyantol’’ di pikiran Anda. Nah, hal tersebut merupakan peranan dari jenis copywriting yang sudah disesuaikan untuk target market sehingga teringat pada produk, brand, dan berpeluang untuk membeli produk tersebut. Berikut jenis-jenis copywriting yang umumnya dipakai dalam ranah digital marketing: 

1. Iklan 

Jenis copywriting ini umumnya dipakai pada iklan berbayar seperti Google Ads atau Meta Adam hingga iklan media sosial. Tujuannya, untuk menarik perhatian target audience dan mengarahkan pada tindakan tertentu sesuai campaign yang sedang dijalankan oleh brand. 

Copywriting pada iklan berbayar memiliki jumlah kata yang terbatas, ciri khas menarik, dan padat. 

2. SEO (Search Engine Optimization) 

SEO copywriting merupakan teknik menulis untuk mengoptimalkan search engine. Di dunia digital yang kompetitif, penting bagi Anda untuk membuat konten yang menarik dan mudah terdeteksi oleh Google. Misalnya menggunakan keyword berkualitas merupakan langkah copywriting yang efektif dalam SEO. 

3. Email Marketing 

Email marketing adalah bagian dari jenis copywriting yang efektif dalam menjangkau audience. Copywriting untuk email harusnya mampu menggaet audience dalam hitungan detik menggunakan judul email yang menari, isi yang lugas, dan disertai info akurat. 

4. Landing Page 

Copywriting pada landing page harus punya karakter yang amat strategis dengan meninjolkanmanfaat produk, layanan, hingga ajakan persuasif agar pengunjung melakukan tindakan seperti yang dibutuhkan oleh brand. Kalimat ajakan dalam landing page umumnya berupa ajakan membeli, ajakan mendaftar, hingga klaim promo tertentu. 

5. Sosial Media 

Media sosial merupakan platform yang cukup dinamis. Bahkan, pada tiap platform memiliki gaya komunikasi yang berbeda sehingga copywritingnya pun harus disesuaikan agar sampai ke audience dengan baik dan poin pentingnya tersampaikan. 

Pada platform seperti Facebook dan TikTok, copywriting yang diterapkan umumnya terasa lebih santai dibandingkan platform seperti Instagram karena ketiga media tersebut memiliki karakteristik pengguna yang cukup berbeda. 

Baca Juga: Contoh Copywriting yang Ideal Sesuai Fungsi dan Target Marketnya

6. Konten Marketing 

Konten merupakan media dari copywriting sehingga sajiannya harus informatif dan menarik tanpa kesan monoton. Konten marketing memiliki berbagai jenis sehingga gaya copywritingnya dapat disesuaikan asalkan tidak keluar dari tone of voice brand yang sudah disepakati. 

Jika tidak sesuai, maka dikhawatirkan timbul kebingungan bagi audiens terhadap perubahan kecil terkait cara komunikasi brand kepada pelanggan dan dampak terburuknya adalah pelanggan tidak mengenali brand tersebut karena tidak konsistennya citra dan gaya komunikasinya. 

7. Sales Page 

Sales page adalah media dimana Anda dapat menjual produk atau layanan secara langsung. Di tahap ini, copywriting harus mampu menjelaskan nilai dari produk dan menawarkan solusi kepada audience tanpa menimbulkan kesalahpahaman meski kalimatnya cukup singkat dan padat. 

8.Video Script 

Short video pada laman TikTok, Instagram, Facebook, hingga Youtube short saat ini menjadi media komunikasi kepada target market dengan cara yang unik namun konversi terhadap salesnya cukup potensial. Copywriting jenis ini berupa skrip video yang berisi pesan jelas dan menarik sebelum akhirnya skip tersebut dieksekusi menjadi video pendek yang siap didistribusikan melalui platform tertentu. 

9. Brand Storytelling 

Copywriting jenis ini merupakan cara untuk menyampaikan kisah brand sebagai langkah efektif membangum hubungan dengan target market. Umumnya, copywriting jenis ini mengangkat kisah emosional dan relevan dengan target market sehingga terjalin hubungan emosional antara pelanggan dan brand yang secara tidak langsung meningkatkan konversi sales dan engagement. 

10. Product Description 

Deskripsi produk merupakan media untuk menyampaikan berbagai keunggulan, manfaat, hingga alasan mengapa produk Anda harus dibeli oleh Audience. Copywriting jenis ini fokus pada manfaat produk dengan kalimat yang sederhana, lugas, dan fokus pada poin penting. Dan, biasanya produk deskripsi turut melampirkan foto yang relevan atau menggambarkan poin yang disampaikan. 

11. Technical Copywriting 

Copywriting jenis ini merupakan cara menyusun kalimat pemasaran untuk menerjemahkan konsep, fitur, atau teknologi yang rumit menjadi kalimat persuasif dan mudah dipahami oleh calon pembeli baik awam maupun profesional di bidangnya. 

Tujuan copywriting ini tidak sekedar teknikalitas, tetapi menjembatani audience terhadap keunggulan teknis sebagai manfaat bisnis yang potensial. 

12. B2B Copywriting 

B2B alias business to business merupakan teknik penulisan persuasif yang berperan mempengaruhi keputusan pembeli dari suatu perusahaan atau profesional. Atau, pengambilan kputusan oleh CEO, manager, hingga head of marketing. 

Copywriting jenis ini mengedepankan aspek rasional, efisiensi, dan risiko bisnis yang ketat. Sehingga, selain proses penulisannya yang panjang, prosedurnya juga melalui berbagai proses. 

Baca Juga: 5 Teknik Copywriting yang Efektif Dalam Marketing Digital

Langkah Menentukan Jenis Copywriting yang Tepat 

Ikon 3D sitemap dan navigasi web

Menulis copywriting perlu pengetahuan mumpuni tentang identitas sebuah brand hingga produknya. Maka dari itu, seorang copywriter wajib mengetahui langkah awal yang tepat sebelum menulis, menentukan platform, dan menjelaskan identitas produknya: 

1. Audience Research 

Pahami siapa yang akan membaca tulisan Anda dengan cara cek demografi dan psikografi audience. Kemudian tentukan pain points, desires, atau release problem. Tahap akhir adalah memilih bahasa seperti apa untuk menyampaikan informasi tersebut kepada audience. 

2. Product Knowledge Research 

Tidak dianjurkan menulis copywriting tanpa tahu bagaimana produk Anda dan apa kelebihannya. Produk tidak sekedar mengandalkan fitur eksisnya saja, tapi cari tahu bagaimana peran produk di dalam keseharian audience untuk membangun emosional dengan brand. 

3. Tentukan Tujuan Utama 

Dalam menulis, tujuan adalah hal terpenting untuk menentukan apakah Anda mencari leads, engagement, education, atau konversi sales yang potensial. Dengan mengetahui tujuan penulisan, Anda bisa menentukan Call to Action yang akan digunakan pada jenis copywriting tertentu. 

4. Analisa Kompetitor dan Media Penempatan 

Cermati apa yang kompetitor tulis untuk menganalisis sudut pandang baru yang berbeda dan menonjol. Karena, tiap platform memiliki rules yang berbeda-beda. 

5. Kumpulkan Testimoni 

Bukti jika produk atau layanan Anda bekerja dengan baik tidak bisa sekedar kalimat atau tayangan kata-kata pada sebuah video. Tetapi membutuhkan bukti nyata berupa foto atau testimoni kalimat dari pengguna. Dengan begitu, copywriting Anda memiliki kredibilitas tinggi yang secara tidak langsung mengangkat personal branding sebuah brand. 

Mengetahui jenis copywriting membantu Anda dalam menyesuaikan gaya bahasa dalam menawarkan produk atau layanan sesuai kebutuhan target Market. Copywriting jauh lebih matang apabila dikombinasikan dengan teknik SEO agar konten mudah ditemukan di halaman pencari sekaligus efektif mengubah target market menjadi customers loyal. 

Apabila tidak tahu awal yang tepat untuk mengkombinasikan copywriting dengan SEO, konsultasikan optimasi Jasa SEO dengan Crawl Compass. Crawl Compass yang siap membantu Anda melalui layanan Technical SEO sehingga situs anda teroptimasi dengan baik. Konsultasikan langsung dengan tim kami untuk kebutuhan SEO Anda. Konsultasi sekarang→

Pertanyaan yang sering diajukan

1. Apa saja contoh copywriter?
Contoh copywriter dapat dilihat dari jenis tulisannya serta tugas pekerjaannya di media pemasaran.
2. Apa saja skill basics yang harus dikuasai oleh copywriter?
Dapat merangkai kata persuasif yang memotivasi target audience dalam mengambil tindakan seperti membeli produk atau ‘’klik’’ bagian call to action.
3. Apa saja jenis copywriting?
Jenis copywriting cukup beragam dan umumnya disesuaikan dengan platform, target audience, identitas brand.
4. Apa saja struktur copywriting?
Struktur utama dalam copywriting yaitu judul, isi, dan kalimat ajakan.
5. Apa perbedaan antara copywriting dan caption?
Copywriting merupakan teknik menulis teks persuasif untuk memasarkan produk, sedangkan caption adalah wadah atau teks yang menjelaskan konten visual di media sosial.

Bacaan terkait

Dapatkan Search Journal di inbox Anda.

Artikel dan riset baru, dikirim saat kami publikasikan.