Skip to main content

Contoh Copywriting yang Ideal Sesuai Fungsi dan Target Marketnya

Copywriting adalah teknik menulis berperan meningkatkan engagement dan konversi

Ilustrasi 3D kartu analisis data dari kaca transparan dengan aksen oranye.

Di era digital ini, menulis bukan hanya hobi melainkan sebuah sihir dalam dunia marketing yang dapat mendatangkan pengunjung atau pengguna baru pada platform persuasif seperti website, media sosial, dan lain sebagainya. Sebuah bisnis akan selalu membutuhkan copywriting karena tulisan merupakan faktor pendukung dalam meningkatkan pengguna, pengunjung, hingga tingkat konversi sales sebuah brand. Namun, bagaimana seharusnya copywriting yang ideal bagi sebuah bisnis dan seperti apa contoh copywritingnya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini mulai dari apa itu copywriting dan lainnya. 

Definisi Copywriting 

lustrasi 3D elemen antarmuka kaca transparan melayang dengan ikon konten digital dan aksen oranye.

Copywriting merupakan teknik menulis dalam dunia marketing atau pemasaran dengan tujuan mengarahkan audience ke dalam tindakan tertentu seperti membeli produk, mendaftar campaign, mengunduh aplikasi, hingga menghubungi layanan pelanggan atau nomor konsultasi dari call to action yang diterapkan pada bagian awal, tengah, hingga akhir. 

Tidak seperti menulis berita atau artikel akademik, copywriting bersifat organik yang persuasif karena tujuannya jelas yaitu konversi terhadap tindakan pelanggan. 

Maka dari itu lah, copywriting harus memiliki ciri khas dari sebuah profil bisnis, menarik, menyentuh emosional pelanggan, menawarkan solusi dari masalah, hingga menggunakan tata bahasa yang sesuai dengan demografi audience pada profil bisnis tersebut. Melalui copywriting inilah, brand atau profil bisnis memiliki kesempatan untuk dipahami oleh pengguna dan memahami apa yang diinginkan pengguna. 

Baca Juga: Apa Itu Evergreen Content? Ketahui Manfaat dan Contohnya

Fungsi Copywriting dalam Marketing

Diagram alur 3D bertema kaca transparan dengan bingkai oranye.

Copywriting berperan strategis sebagai kanal pemasaran digital yang perannya bukan sekedar caption media sosial ataupun pada flyer iklan. Namun, berperan krusial dalam komunikasi merek di berbagai kanal digital. Menurut berbagai sumber, copywriting berperan sebagai: 

1. Jembatan Meningkatkan Brand Awareness 

Copywriting menentukan cara sebuah brand berkomunikasi dengan audiencenya. Karena, tiap kata yang dirangkah umumnya tepat dan mampu menyampaikan nilai unik dalam waktu yang singkat.

2. Mengarahkan Perilaku Audience 

Audience digital memiliki waktu yang singkat untuk memahami sebuah poster, plyer, hingga judul artikel. Dengan copywriting, audience akan mudah terarah karena narasi dan call to action yang diterapkan. 

3. Meningkatkan Angka Konversi 

Pada media berbayar seperti facebook Ads, Google Ads, email marketing, hingga landing page, copywriting berdampak pada ROI atau keuntungan sebuah brand. Dengan mengaplikasikan copywriting yang efektif, pengguna tidak memiliki keraguan terhadap harga, produk, garansi, hingga keaslian produk. 

Maka dari itu, pada platform berbayar tersebut kerap diterapkan tombol call to action yang meningkatkan click through rate dan meningkatkan penjualan secara potensial tanpa perlu mengeluarkan budget iklan yang lebih besar lagi. 

4. Membangun Emosional dan Kepercayaan Pelanggan 

Pelanggan membeli sebuah produk berdasarkan kebutuhan dan kerap disertai emotional feeling lalu dibenarkan dengan tindakan logika. Copywriting kerap melibatkan masalah utama yang dihadapi audience sebelum memberikan solusi terbaik. Dengan begitu, pelanggan akan mendapatkan kepercayaan terhadap brand dan meningkatkan potensi adanya customers loyal. 

Contoh Copywriting di Berbagai Platform Digital 

Ilustrasi 3D peta konsep digital dengan panel-panel kaca terhubung bingkai oranye

Copywriting umumnya akan ditulis menyesuaikan dengan identitas brand, tone of voice sebuah brand, hingga tujuannya seperti engagement, conversation, dan conversion. Berikut contoh copywriting yang umumnya dipakai di berbagai platform digital: 

1. Instagram 

Copywriting untuk instagram umumnya memiliki ciri khas yang singkat dan sangat disesuaikan dengan personalitas sebuah brand dengan karakteristik penawaran yang jelas, terdapat manfaat yang ditonjolkan, hingga call to action yang spesifik. Misalnya pada sebuah caption: 

‘’Lebih hemat 30% untuk semua produk Fashion di Matahari Mall. Ambil promonya hari ini dan dapatkan baju, sepatu, dan aksesoris termurah untuk fashion yang trendy dan tampil keci setiap hari’’. 

2. Landing Page atau Website 

Copywriting pada landing page bertujuan mengarahkan pengunjung dalam memahami produk Anda sehingga pengunjung tertarik untuk menggunakan jasa atau membeli produk melalui call to action yang diterapkan pada landing page tersebut. Berikut contoh copywriting pada landing page: 

‘’Optimasi website Anda dan posisikan pada halaman pertama search engine dengan peringkat tinggi yang mumpuni bersama Jasa SEO Crawl Compass. Konsultasikan sekarang dan maksimalkan potensi keuntungan Anda dari halaman website yang efektif’’ 

3. Ads atau Iklan Digital 

Copywriting pada iklan digital umumnya memiliki karakteristik yang hard selling atau merujuk langsung pada ajakan membeli, mendaftar, hingga memberi insentif bagi pengguna. Berikut contoh copywriting nya: 

‘’Iklan boncos terus? Optimalkan campaign bisnis Anda melalui Jasa SEO Crawl Compass yang terbukti meningkatkan ROI maksimal dan cetak conversion rate tertinggi di bisnis Anda. Konsultasi gratis, klik sekarang’’ 

4. Email Marketing 

Copywriting pada email marketing memiliki ciri-ciri seperti manfaat yang jelas, CTA sangat spesifik, hingga memiliki isi dan topik yang mendesak atau berdasarkan urgensi. Berikut contoh copywriting nya: 

Subject : Jasa SEO mulai Rp2.500.000 hanya HARI INI! 

Body : ‘’Sekarang waktunya upgrade ranking website di halaman pencarian Google dan buat website jadi nomor satu selama 3 bulan berturut-turut! Dapatkan akses recrawl sebagai media laporan transparansi data yang hanya tersedia di Crawl Compass! Klik tombol di bawah ini untuk konsultasi gratis hanya hari ini’’ 

Jika diperhatikan, berbagai platform menggunakan copywriting sebagai pesan ajakan yang membangun hubungan profil bisnis Anda dengan audience. Maka dari itu, copywriting merupakan pondasi penting bagi pelaku bisnis apabila ingin masuk dalam ranah digital sebagai strategi memperluas jaringannya. 

Baca Juga: Online Reputation Management: Manfaat, dan Cara Membangunnya

Teknik Copywriting 

Ilustrasi 3D alur proses digital 4 tahap dengan panel kaca transparan dan pipa oranye.

Copywriting bukan sekedar tulis menulis, tetapi memiliki sejumlah teknik yang dapat disesuaikan dengan campaign yang sudah disepakati sehingga komunikasi brand dengan pengguna menjadi lebih efektif dan tepat sasaran, berikut teknik copywriting yang umumnya dipakai dalam dunia marketing: 

1. AIDA

AIDA adalah contoh copywriting yang tekniknya cocok diterapkan pada landing page atau berbagai jenis konten edukasi. Mengapa demikian? Karena AIDA merupakan gabungan dari 4 alur copywriting yang saling berhubungan. 

  • A (attention) yang menangkap perhatian pengguna dalam 3 detik pertama 
  • I (Interest) berupa fakta menarik, data relevan, hingga sudut pandang yang sesuai dengan audience 
  • D (desire) berupa kalimat yang memunculkan keinginan kuat untuk membeli atau memanfaatkan layanan yang ditawarkan 
  • A (action) mengarahkan audience untuk menekan klik pada instruksi call to action 

2. PAS 

PAS merupakan contoh teknik copywriting yang fokus pada masalah. Teknik ini, amat efektif pada jenis iklan berbayar atau ADS, email marketing, hingga penawaran door to door. 

  • P (problem) menyebutkan masalah utama yang kerap dialami oleh audience
  • A (agitate) mempertajam masalah dengan memperjelas kerugian, dampak buruk, hingga menggali masalah tersebut 
  • S (Slove) menghadirkan produk dan layanan yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut 

Teknik AIDA dan PAS memiliki perbedaan yaitu AIDA kerap dipakai untuk soft selling sedangkan PAS untuk hard selling dengan solusi instan. Dari kedua tersebut? Manakah yang paling bagus untuk mempromosikan sebuah bisnis? 

Jawabannya, keduanya sama-sama bagus karena kedua teknik tersebut memiliki tujuan dan karakteristik yang tidak sama. Anda bisa menggunakan kedua teknik tersebut dalam waktu yang berbeda. Dengan begitu, audience mendapatkan 2 informasi yang menyentuh ranah realistis dan emosionalnya. 

Saat menulis copywriting dan akan mengaplikasikan contoh copywriting tersebut pada bisnis Anda, pastikan sudah mengenal siapa audience, fokus pada tujuannya, pilih judul yang memikat, hingga tentukan alur call to action yang jelas. Dengan begitu, copywriting akan menjalankan peran dan fungsinya dengan optimal di bisnis Anda. 

Tingkatkan daya pikat konten hingga website Anda dengan artikel atau teks copywriting yang efektif serta optimalkan visibilitas website Anda bersama Crawl Compass. 

Crawl Compass yang siap membantu Anda melalui layanan Technical SEO sehingga situs anda teroptimasi dengan baik. Konsultasikan langsung dengan tim kami untuk kebutuhan SEO Anda. Konsultasi sekarang→

Pertanyaan yang sering diajukan

1. Apa itu copywriting dan seperti apa contohnya?
Copywriting merupakan teknik menulis dengan karakteristik persuasif sehingga audience melakukan tindakan tertentu. Contoh copywriting umumnya ada pada landing page, billboard, tagline.
2. Bagaimana membuat copywriting yang ideal?
Copywriting yang ideal yaitu sesuai dengan target audience, memiliki headline yang memikat, mengandung CTA, dan menampilkan manfaat produk sebagai solusi yang dicari bagi pelanggan.
3. Apa saja formula copywriting?
Teknik copywriting terbagi menjadi beberapa jenis, yang umum digunakan adalah teknik AIDA dan PAS.
4. Siapa yang seharusnya membuat copywriting dalam sebuah perusahaan?
Copywriting umumnya dibuat oleh copywriter.
5. Apa bentuk copywriting yang paling mudah?
Copywriting yang paling mudah itu relatif dan harus sesuai dengan target audience mulai dari produk yang ditawarkan, informasi, hingga call to action yang dipakai.

Bacaan terkait

Dapatkan Search Journal di inbox Anda.

Artikel dan riset baru, dikirim saat kami publikasikan.