Skip to main content

Ini Alasan Google Analytics Adalah Senjata Utama Bisnis Anda!

Google Analytics adalah alat yang membantu Anda memahami pelanggan.

Ilustrasi 3D dashboard analitik transparan dengan grafik

Google Analytics adalah alat gratis dari Google untuk membantu Anda memahami perilaku pengunjung website. Data yang diberikan Google Analytics bisa mengubah asumsi menjadi keputusan yang didukung data. Apa jadinya jika Anda tidak menggunakannya?

Bayangkan Anda adalah seorang koki yang menyajikan hidangan istimewa. Tetapi ruangan makannya itu gelap gulita. Anda tidak tahu apakah pelanggan tersenyum puas, atau pulang tanpa menyentuh makanannya sama sekali. 

Anda perlu lampu untuk melihat reaksi pelanggan terhadap hidangan Anda dengan jelas, dan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya. Apakah harus mengganti resep, menambahkan stok menu favorit, atau menghapus menu yang tidak laku. Di dunia marketing digital, lampu itu adalah Google Analytics. 

Google Analytics dapat menunjukkan siapa pengunjung website, halaman yang dikunjungi, dan di bagian mana mereka memutuskan untuk pergi. Di artikel ini, Anda akan belajar apa itu Google Analytics dan pentingnya data pelanggan bagi bisnis, cara kerjanya, dan kenapa bisnis Anda membutuhkannya. 

Apa itu Google Analytics?

Ilustrasi 3D dashboard data dan analitik dengan grafik batang, diagram lingkaran, serta garis tren bercahaya oranye pada panel transparan

Google Analytics adalah alat yang disediakan oleh Google yang bisa melacak, mengumpulkan, dan menganalisa data pengunjung website bisnis Anda. Kunjungi laman resmi Google Analytics di sini! Dalam versi yang terkini, Google Analytics menggunakan Google Analytics 4 (GA4), yang bisa mengumpulkan data berbasis events dari website dan aplikasi.

Berbasis events maksudnya adalah berbagai bentuk interaksi pengguna seperti membuka halaman, mengklik link, mendaftar, menyelesaikan pembelian, atau scrolling. Data ini memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana pengguna berinteraksi dengan website bisnis.Selain itu, Google Analytics juga bisa menggabungkan data yang didapat dari website dan aplikasi dalam satu property, jadi Anda dapat melihat customer journey di berbagai platform. 

Bagi Anda yang pernah mengenal istilah Universal Analytics (UA), perlu Anda ketahui bahwa UA sudah bukan sistem Analytics yang memproses data baru mulai 1 Juli 2023. Kini segala pengumpulan data yang dilakukan Google Analytics mengacu pada GA4.

Baca Juga: Jenis-Jenis SEO yang Wajib Anda Pahami untuk Website Anda

Kenapa Data Pelanggan Penting untuk Bisnis?

Ilustrasi 3D server basis data melayang yang terhubung dengan panel pengguna dan grafik analitik beraksen oranye.

Anda mungkin berpikir, “Oke, Google Analytics bisa mengumpulkan data tentang pelanggan. Lalu, apa pentingnya untuk bisnis?” 

Data pengguna dan insight yang Anda dapatkan dari Google Analytics dapat membantu bisnis membuat keputusan berdasarkan informasi yang lebih terukur.  Google Analytics menyediakan berbagai laporan untuk membantu bisnis melihat aktivitas pengguna, sumber traffic, engagement, hingga tindakan penting yang terjadi di website atau aplikasi. 

Alih-alih hanya mengandalkan feeling, bisnis dapat melihat bagaimana pengguna menemukan dan berinteraksi dengan website, tindakan apa yang mereka lakukan, serta bagian mana yang masih perlu dioptimalkan.

Namun, perlu Anda pahami bahwa data yang disediakan Google Analytics bukan database pelanggan yang isinya informasi pribadi pengunjung. Google tidak mengizinkan pengguna memasukan data apapun yang dapat dikenali sebagai informasi identitas pribadi. 

Manfaat Google Analytics untuk Bisnis

Ilustrasi 3D analitik bisnis dan grafik pertumbuhan transparan beraksen oranye.

Ada beberapa manfaat Google Analytics yang dapat membantu bisnis mengubah data interaksi pengguna menjadi insight pendukung pengambilan keputusan dan evaluasi bisnis Anda. Berikut ini beberapa manfaat Google Analytics untuk bisnis Anda. 

1. Memahami Perilaku Pengguna

Google Analytics 4 (GA4) menggunakan events untuk mengukur interaksi pengguna yang terjadi di website atau aplikasi bisnis Anda. Event dapat digunakan untuk mengukur aktivitas seperti page view, klik link, scroll, unduhan file, pendaftaran, sampai pembelian. 

Google Analytics membagi events menjadi beberapa kategori, yaitu automatically collected events, enhanced measurement events, recommended events, dan custom events. Untuk beberapa interaksi perlu dilakukan konfigurasi terlebih dahulu, tetapi ada juga yang dikumpulkan oleh Google Analytics secara otomatis. 

2. Memahami Customer Journey

Pelanggan tidak selalu berkunjung ke website bisnis Anda melalui satu saluran. Google Analytics menyediakan Key event attribution paths report yang bisa membantu Anda melihat jalur yang dilalui pengguna sebelum melakukan key event seperti pembelian atau pengiriman formulir. 

Di laporan ini, Anda bisa melihat berbagai touchpoint dalam perjalanan pengguna. Dengan melihat rangkaian tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran yang lengkap tentang perjalanan pengguna di dalam website bisnis. 

3. Mengevaluasi Marketing Performance

Pengguna bisa saja melihat iklan yang Anda post di media sosial, melakukan pencarian di Google, baru mengunjungi website, kemudian melalui iklan lain lagi sebelum melakukan pembelian atau pengisian formulir di website bisnis Anda. Ada yang dinamakan attribution di Google Analytics yang tugasnya membantu Anda melihat bahwa beberapa aktivitas marketing dapat berkontribusi kepada suatu tindakan yang dilakukan pengguna. 

Nah, oleh karena itu data dari Google Analytics bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika Anda melakukan evaluasi strategi marketing untuk bisnis Anda. Jadi, Anda dapat mengalokasikan anggaran dan waktu ke strategi marketing yang lebih menghasilkan. 

4. Mengukur Tindakan yang Penting untuk Bisnis  

Setiap interaksi yang dilakukan pengguna mempunyai nilai yang berbeda bagi bisnis Anda. Untuk itu, Google Analytics menyediakan fitur key events yang bisa melacak tindakan spesifik yang berdampak langsung pada kesuksesan bisnis, misalnya transaksi pembelian atau pengiriman formulir.

Fitur ini bisa membantu Anda untuk melacak dari mana asal pengguna. Jadi, Anda bisa menganalisa kualitas konversi penggunda di dalam website, bukan hanya menghitung volume traffic-nya saja. 

Cara Kerja Google Analytics

 Ilustrasi 3D integrasi pemrosesan data dan analitik beraksen oranye.

Anda sudah mengenal apa itu Google Analytics dan manfaatnya untuk bisnis Anda. Lalu, bagaimana cara kerja Google Analytics? Perhatikan penjelasannya dengan seksama sebagai berikut. 

1. Tagging

Langkah pertama cara kerja Google Analytics adalah tagging atau memasangkan tag ke setiap halaman website Anda. Kode yang Anda pasangkan adalah JavaScript atau ID tag (tag GA4). Kode-kode ini akan langsung aktif ketika pengguna membuka link halaman website Anda dengan menempelkan cookies pada browser pengunjung. 

2. Data Collection

Kode pelacak yang sudah aktif akan mengumpulkan informasi spesifik dari setiap pergerakan pengunjung. Data mentah yang dikumpulkan seperti dari mana pengunjung berasal, apakah dari hasil organik, tautan media sosial, atau iklan. Google Analytics juga akan mengumpulkan data lokasi geografis, bahasa, sistem operasi, serta jenis perangkat yang digunakan. Selain itu, halaman yang dibuka pengguna dan seberapa lama pengguna membaca konten juga akan dikumpulkan datanya. 

3. Data Processing

Lalu, semua data mentah yang sudah dikumpulkan akan dikirim ke server Google untuk disortir dan dikategorikan otomatis. Google Analytics memilah mana yang dari pengguna baru (new users) dan pengguna yang sudah berkunjung lagi (returning users,) serta menyaring bot atau spam supaya persentase datanya akurat. 

4. Reporting

Setelah diproses, data divisualisasikan dalam bentuk grafik, bagan, dan tabel pada dasbor Google Analytics. Di dasbor inilah Anda bisa langsung mengevaluasi performa keseluruhan website. Anda bisa melihat halaman mana yang menjadi penyumbang traffic terbesar, dan bagian mana yang bounce rate-nya tinggi, serta yang mana yang paling sering menghasilkan konversi. 

Baca Juga: Perbedaan SEM dan SEO, Manakah yang Terbaik untuk Bisnis Anda?

Siap Mengubah Insights Menjadi Profit?

Mendapatkan insight berharga dari Google Analytics itu baru langkah pertama, mengubahnya menjadi strategi yang menghasilkan profit itulah yang menjadi tantangan. Alih-alih pusing menganalisa metric dan bounce rate  seorang diri, Anda dapat menyerahkan urusan optimasi website Anda kepada ahlinya. Tingkatkan visibilitas dan konversi bisnis dengan menghubungi tim Crawl Compass sekarang juga!

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Google Analytics gratis?
Ya. Google Analytics tersedia tanpa biaya. Tetapi, Google juga menyediakan Google Analytics 360, versi berbayar yang lebih canggih.
Bagaimana cara belajar Google Analytics?
Kunjungi situs resmi Google Analytics untuk mempelajari dan memahami performa website Anda.
Bagaimana cara mendapatkan kode Google Analytics?
Anda dapat mendapatkan kode melalui menu Admin di Google Analytics.
Google Analytics fungsinya untuk apa?
Google Analytics fungsinya membantu Anda dalam melacak, mengukur, dan menganalisis data perilaku dan traffic pengguna pada website bisnis Anda.
Apakah Google Analytics bisa melihat siapa pengguna yang berkunjung?
Tidak. Google melarang pengiriman data pribadi seperti alamat email dan nomor telepon pribadi.

Bacaan terkait

Dapatkan Search Journal di inbox Anda.

Artikel dan riset baru, dikirim saat kami publikasikan.