Skip to main content

Benarkah Normal SEO Sudah Cukup Untuk AI Overview?

Google mengonfirmasi normal SEO sudah cukup untuk muncul di AI Overview.

Normal SEO tetap jadi jalur utama agar konten tampil di AI Overview Google tanpa strategi GEO atau LLMO khusus.

Banyak praktisi digital marketing meyakini bahwa untuk tampil di AI Overview, sebuah website butuh strategi baru. Mulai dari optimasi GEO, LLMO, sampai file khusus bernama llms.txt. Namun, Google melalui Panduan Optimasi AI Answer menegaskan bahwa anggapan tersebut harus dihindari.

Apakah LLMS.txt Penting Untuk Google?

Analis Google, Gary Illyes, membahas hal ini dalam acara Search Central Deep Dive di kawasan Asia Pasifik. Kemudian, praktisi SEO Kenichi Suzuki menegaskan kembali melalui laman LinkedIn-nya bahwa praktik SEO konvensional tetap menjadi jalan utama agar konten muncul di AI Overview. 

Tidak ada trik khusus atau tambahan yang dibutuhkan selain optimasi SEO konvensional yang sudah ada selama ini. Dengan kata lain, jalur masuk konten ke AI Overview pada dasarnya sama dengan jalur masuk konten ke hasil pencarian organik. Tidak ada trik khusus agar konten bisa masuk ke AI Overview.

Belum berhenti di situ saja, Illyes juga menyinggung mitos-mitos yang harus dihindari, seperti penggunaan file llms.txt. File ini sempat diproyeksikan sebagai cara baru untuk memandu AI dalam memahami sebuah situs. Namun, dalam acara tersebut, melalui Illyes, Google menegaskan bahwa mereka tidak mendukung file llms.txt dan tidak berencana menggunakannya.

Berbeda dengan Google, perlu dipahami bahwa tidak semua AI search engine mengakses file llms.txt di beberapa situsnya. Praktisi SEO Ray Martinez membagikan tangkapan layar log file situsnya di platform X. Hasilnya menunjukkan crawler milik OpenAI justru aktif mengakses file llms.txt di beberapa situsnya, bahkan setiap 15 menit sekali.

Sebelumnya, John Mueller dari Google juga pernah menyebut bahwa belum ada sistem AI yang benar-benar memanfaatkan llms.txt secara luas. Namun, situasi tersebut bisa berubah. Perkembangan teknologi AI memang bergerak sangat cepat.

Baca juga: Google Merilis Panduan Optimasi Website Agar Muncul AI Search

Kenapa SEO Fundamental Lama Masih Berlaku?

Seperti yang telah disebutkan di atas, cara kerja AI Overview masih sama seperti sebelumnya. Berikut beberapa alasan mengapa Google masih menggunakan normal SEO:

1. Masih Menggunakan Teknik RAG dan Query Fan-Out

Seperti yang dijelaskan dalam panduan AI Overview, Google masih menggunakan teknik retrieval-augmented generation (RAG). Sebelum menyusun jawaban, sistem AI akan mengambil data dari halaman web yang sudah terindeks. Proses pengambilan ini tetap menggunakan sistem ranking search biasa.

Menggunakan Selain RAG, Google juga menggunakan mekanisme bernama query fan-out. Satu pertanyaan pengguna dapat dipecah menjadi beberapa pertanyaan turunan. Tujuannya adalah untuk mengambil informasi dari berbagai sumber sekaligus.

Karena fondasi pengambilan datanya tetap memakai sistem pencarian dan ranking yang sudah ada, faktor-faktor SEO normal tetap menjadi penentu. Kemudahan crawling, kualitas konten, kecepatan halaman, dan pengalaman pengguna di perangkat mobile tetap relevan.

2. Konten Orisinal dan Sinyal E-E-A-T Tetap Penting

Selain teknik crawling dan indexing yang masih tetap, Google juga tetap menekankan agar pengguna website membuat konten yang orisinal dan berbasis E-E-A-T. Singkatannya adalah Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. Sinyal ini cukup penting dan harus ada dalam sebuah konten, apalagi di era pencarian berbasis AI.

Konten human-written dengan sudut pandang asli lebih berpeluang dipilih sebagai sumber referensi jawaban AI. Begitu juga konten yang ditulis oleh penulis dengan authority yang jelas. Rujukan ke data atau riset yang kredibel turut memperkuat trustworthiness, dibandingkan dengan konten yang sekadar ditulis ulang dari sumber lain.

Baca juga: Google Rilis Spam Update Juni 2026, Apa yang Harus Dilakukan?

Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Website?

Bagi pengelola website, terutama pemilik bisnis kecil dan menengah, kabar ini sebenarnya melegakan. Yang lebih penting adalah memastikan dasar-dasar teknis SEO tetap terjaga. Situs web harus mudah di-crawl dan kontennya benar-benar menjawab pertanyaan audiens. Performa halaman serta pengalaman pengguna tetap perlu dijaga.

Singkatnya, optimasi AI memang masih terus berkembang, namun Google tetap menggunakan teknik lama dengan aturan yang lebih ketat. Jalan paling aman untuk tetap menjaga visibilitas website baik di laman pencarian biasa maupun di AI Overview, adalah dengan terus menjalankan praktik SEO yang sudah teruji selama ini.

Jika Anda ingin memastikan SEO fundamental website Anda sudah cukup kuat untuk tampil di AI Overview, tim Crawl Compass siap membantu. Perkuat dasar-dasar yang benar-benar dinilai Google, mulai dari crawlability, kecepatan halaman, hingga sinyal E-E-A-T pada konten Anda. Dengan pendekatan SEO fundamental yang teruji, kami pastikan website Anda tetap kompetitif baik di hasil pencarian biasa maupun di jawaban AI. Konsultasi gratis sekarang →

Berita terkait

Dapatkan Search Journal di inbox Anda.

Artikel dan riset baru, dikirim saat kami publikasikan.